Breaking News

Diduga H. Yaya Melakukan Penipuan Mengatasnamakan Investasi





BEKASI | Matapublik.site

Alkisah dari beberapa orang yang memberi pernyataan dan kesaksian atas perilaku seorang pengusaha yang bertempat di purwakarta jawa barat yang telah mempermainkan beberapa orang warga masyarakat. Dari keterangan beberapa saksi dan korban serta bukti yang di sampaikan para korbannya jelas sekali adanya tindakan dugaan kesengajaan untuk melakukan penipuan, apalagi sampai adanya beberapa bukti surat dari salah satu bank yang cukup terkenal di wilayah NKRI ini yaitu BANK BCA dan sangat jelas bahwa adanya permainan yang kami duga sengaja mempermainkan untuk membodohi masyarakat,ungkap Euitsumi salah seorang korbannya.

Dari awal perjalanannya di bulan maret 2025

Berawal dari proses pengadaan dapur gizi nasional di mana Eko Setiawan masuk untuk membuktikan gembar-gembor pemerintah pusat dalam proses MBG (Makan Minum Geratis), mencari lahan membentuk yayasan dan menyediakan modal awal pembentukan yayasan serta pencarian lahan untuk dapur tetapi semua itu tak ada tindak lanjut dan kejelasan.

Disitulah Euitsumi mulai berperan membantu biaya proses proyek tersebut dengan harapan dapat penyambung hidup pekerjaan dan buat masa depan seperti yang di sampaikan H.yaya.s.hidayat kepada rekan rekan.

Setelah tak terealisasi tanpa keterangan yang jelas lalu menjabarkan dan seolah meyakinkan bahwa ada proyek baru pembangunan rest area dan lain lain. Dan bang Eko di tarik oleh pak hajj yaya untuk bergerak di proyek rest area km96.400.

Setelah itu Eko Setiawan dikembangkan masuk ke dalam proses proyek rest area terletak di KM96.400, yang kabarnya sedang dalam proses dan tinggal menunggu keuangan karena pembangunan tersebut mendapatkan anggaran dari luar, kata Eko Setiawan yang mendapatkan info langsung dari sang owner H.yaya.S.Hidayat, sebagai direktuktur PT. YAHYA GENERAL CONTRAKTOR.

Dari kesaksian Euitsumi atau yg biasa di sebut arab, uang sejak awal 2025, yang pertama untuk pembuatan yayasan DGN atas nama nurhayati sebesar 10juta dan selanjutnya sering kali melalui Eko Setiawan uang dikirim ke H.yaya.S.Hidayat dan terakhir saat dirinya baru pulang dari arab masih meminta dari awal 4juta, setelah beberapa hari kemudian meminta kembali 8juta dan itupun beliau sempat bertemu langsung di bandung yang menyampaikan akan cair uang 1,2 Triliun dan hal tersebut di barengi bukti lembar yang berstempel dan cap BCA, akan tetapi tak ada yang terealisasi uang itu cair.

Akibat janji janji manis dan kata-katanya euitsumi alias arab bahkan dari Oktober 2025 hingga saat ini belum pulang ke kampung lantaran keuangan yang di pakai oleh H. yaya melalui Eko Setiawan berkisar sekitar 50 jutaan, dan sampai berita ini dikirimkan euitsumi masih di bekasi, mulai dari makan dan kontrakan di tanggung eko setiawan akibat keuangan yang belum diselesaikan dan merasa tertipu dengan janji janji manis sang pengusaha H.yaya.s.hidayat.

Di sisi lain kesaksian dari Neng Nduy menyampaikan kekecewaan dan merasa tertipu atas uang yang dipinjam oleh Eko setiawan dan untuk diberikan ke H.Yaya.S.Hidayat sebesar 2juta, padahal itu uang anak yatim, karena melihat yang datang Eko Setiawan yang sudah dikenalnya dan memang mendengar Eko Setiawan sedang di ajak usaha oleh H.yaya serta mendengar langsung percakapan antara Eko Setiawan dengan H.Yaya yang menjanjikan pencairan sejak bulan mei 2025 tunggu seminggu lagi cair ucap Neng Nduy memperagakan ucapan H.yaya tersebut

Banyak sekali ternyata bukan satu dua orang yang uangnya merasa tertipu oleh pengusaha tersebut, uang anak yatimpun digunakan tanpa pertanggung jawaban ungkap Eko Setiawan yang merasa terbebani secara moril karena semua melalui dirinya.

Ga malu dengan ucapannya dan janji janjinya ungkap si arab, gelar haji yang di sandang ko bikin orang menderita dan tak ada tanggung jawabnya, ungkap euitsumi sambil menahan kecewa mengakhiri bicaranya.

Red/Eko

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - MATA PUBLIK | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION